KETURUNAN MA IJOH DIMINTA SELALU MENDIRIKAN SHALAT, MENJUNJUNG AKHLAQUL KARIMAH DAN MENINGKATKAN UKHUWAH
Tasikmalaya, 2 Syawal 1430 H.
Mendirikan shalat, menjunjung tinggi akhlaqul karimah dan meningkatkan ukhuwah adalah tiga hal di antara yang harus selalu diingat dan dilaksanakan oleh seluruh keturunan MA IJOH di manapun berada.Mang H. Bachruddin menyampaikan hal itu pada acara pertemuan Himpunan Keluarga MA IJOH, yang dikenal dengan HIKMAH, dalam rangka Silaturahmi Boboran Shiyam 1430 H, Senin siang (21/9) di Komplek Yayasan Al Hikmah, Kampung Goler, Beber, Cimaragas, Ciamis.
Silaturahmi ini dihadiri oleh sekitar seratus orang, dari hampir seluruh perwakilan putra-putri MA IJOH yang jumlahnya ada 8 orang. Turunan keluarga besar MA IJOH yang sudah mencapai jumlah 500 orang, banyak tersebar di daerah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Bandung, Jakarta dan kota-kota lainnya.
Ke delapan putra-putri MA IJOH ini sudah wafat semuanya, yaitu (1) Rd. Karta Sugara, (2) Rd. Wijaya, (3) H. Badri Juharna, (4) Enek Ratna, (5) Sobandi, (6) Nenok Fatimah, (7) Nyai Jam’ah, dan (8) Dudun Abdul Toha.
TAAT KEPADA ALLOH. KEPADA ROSUL DAN KEPADA PEMERINTAH
Mang Bachru, demikian ulama yang menjadi Penasihat HIKMAH ini biasa disapa, mengemukakan hal itu dalam mensitir Firman Alloh SWT dalam Al Qur’an: “Ta’atilah Alloh, ta’atilah Rosul dan ta’atilah Ulil Amri (pemerintah) di antara kamu…”
Salah satu keta’atan kepada Alloh adalah mendirikan shalat. “Dengan melakukan shalat yang benar, khusyuk dan sesuai ketentuan, maka kita akan terhindar dari kerusakan dan kemunkaran”, kata Mang Bachru.
Sedangkan di antara keta’atan kepada Rosul adalah kita harus berakhlaq mulya, berbudi pekerti yang baik atau “pikaresepeun” sesama. “Tugas utama diutusnya Rosululloh SAW adalah untuk menyempurnakan akhlaq umat manusia”, kata Mang Bachru lagi, sambil menambahkan bahwa diri Nabi SAW merupakan teladan (uswatun hasanah), bukan hanya bagi umat Islam saja, melainkan juga bagi seluruh umat manusia (rahmatan lil’alamin).
Kita juga harus taat kepada pemerintah, sebab apa yang dilakukan dan diperintahkan pemerintah pasti demi kebaikan kita semua. Tidak bakalan ada pemerintah yang akan menjerumuskan rakyatnya.
“Preman wae, teu aya nu ngajarkeun kaawonan ka barudakna”, Mang Bachru memberikan tamsil. “Kantenan pamarentah mah. Tangtos moal aya parentah kaawonan kanggo rakyatna”, tambahnya lagi.
“Upami urang taat ka Alloh, taat ka Rosululloh sareng taat ka pamarentah, isya Alloh hirup teh bakal aman tur nyaman”, tegas Mang Bachru.
TIGA MACAM UKHUWAH
Di samping itu, cucu MA IJOH melalui Enek NENOK FATIMAH ini minta agar seluruh
keturunan MA IJOH memelihara dan meningkatkan kekeluargaan, persaudaraan dan “duduluran”.Menurut Mang Bachru, ada tiga ukhuwah yang harus dipelihara: (1) Ukhuwah Islamiyah, yaitu persaudaraan karena satu agama, (2) Ukhuwah Wathoniyah, persaudaraan karena sama-sama sebangsa dan senegara, serta (3) Ukhuwah Basyariyah, persaudaraan yang harus dilakukan dengan seluruh umat manusia, tanpa melihat agama dan suku bangsa.
Dalam rangka meningkatkan ukhuwah, pada silaturahmi itu dipresentasikan pula silaturahmi melalui dunia maya, yaitu situs internet yang diberi nama SITUS SILATURAHMI KELUARGA.
Dalam situs itu, terdapat SILSILAH MA IJOH, BERITA KELUARGA DAN KEGIATAN TURUNAN MA IJOH, dan GALERI FOTO-FOTO keluarga besar MA IJOH, serta KOMENTAR-KOMENTAR. SITUS SILATURAHMI KELUARGA ini alamatnya adalah www.wahyuwidiana.wordpress.com.
Dalam diskusi, berkembang pula saran-saran agar para penggemar FACEBOOK dari kalangan keluarga besar MA IJOH dapat membentuk komunitas atau grup MA IJOH, sehingga FACEBOOK juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ukhuwah meningkatkan silaturahmi.
YAYASAN ALHIKMAH
Silaturahmi “BOBORAN SHIYAM 1430 H” anggota HIKMAH di kampung Goler Beber Cimaragas ini diadakan pada sebuah Madrasah di pinggir jalan antara Manonjaya-Banjar.
Di samping madrasah ada sebuah bangunan Mesjid, bangunan lain semacam asrama yang biasa dipakai untuk pengajian salaf dan pelataran terbuka/kosong, sehingga membentuk sebuah komplek. Komplek ini merupakan milik dan dilola oleh YAYASAN ALHIKMAH.
Yayasan ALHIKMAH digagas dan sekaligus “disupport”, oleh Mang H. ABAS SUPRIATNA putra kadua dari tiga bersaudara putra Aki H. BADRI JUHARNA. (dan juga putra lainnya, yaitu Mang H.A. Ahadiyat dan Mang Adang). Tempat tinggal keluarga ini persis di seberang komplek Yayasan.Ustadz AKIK, ulama yang dipercaya mengurus lembaga pendidikan ini hadir pula pada acara silaturahmi, bahkan ikut memberikan taushiyah dan memimpin do’a. Komplek Yayasan yang didirikan tahun 2003 ini cukup makmur (haneuteun).
Bahkan Mang Bachru mengusulkan agar Sekretariat HIKMAH (Himpunan Keluarga Ma Ijoh) ditetapkan di tempat ini.
Mari kita berlomba-lomba kepada kebaikan. Mudah-mudahan amal baik semua keturunan MA IJOH menjadi jariyah bagi MA IJOH dan sepuh-sepuh lainnya yang sudah tiada. Amin. (Adli Minfadli Robby). FOTO2 LEBIH LENGKAP, LIHAT GALERI HIKMAH (MA IJOH).






Alhamdullilah,
Tiasa silaturahmi di blog pak wahyu, simkuring putra kadua pak Bahrudin,….sae pisan aya wadah informasi janten uninga informasi warga HIKMAH,…hapunten silaturahmi kamari teu tiasa sumping jalaran kedah kumpul sareng keluarga di Cirebon,…
hatur nuhun,
salam
Komentar oleh Ade Nurulhaq — Oktober 19, 2009 @ 9:25 am
Hnuhun kana kasumpinganana ka ieu Blog. Abdi ningal dina silsilah Ma Ijoh, Ade Nurulhaq teh nu linggihna di Jl Turi III, Margahayu Bekasi nya? Amengan atuh ka Ciputat upami aya waktos mah. Sok atuh ngintun berita keluarga atanapi foto atanapi naon we, kanggo dimuat di ieu blog. Hnuhun nya! Salam ka keluargi & sadayana.
Komentar oleh Adli Minfadli Robby — Oktober 19, 2009 @ 2:02 pm