Keluarga Besar Wahyu Widiana & Nina Noorfarah

Juli 8, 2009

WISUDA TPQ

Filed under: ARSIP BERITA KEL. WAHYU & NINA — Adli Minfadli Robby @ 2:44 am

WISUDA TAMAN PENDIDIKAN ALQUR’AN (TPQ)

Aku, teman-temanku dan Ibu-Ibu Guruku berfoto setelah wisuda di Kampus Universitas Terbuka Pondok Cabe Ciputat.

Aku, teman-temanku dan Ibu-Ibu Guruku berfoto setelah wisuda di Kampus Universitas Terbuka Pondok Cabe Ciputat.

Hari itu, Ahad, 5 Rajab 1430 H bertepatan dengan 28 Juni 2009, adalah hari yang paling berbahagia bagiku dan bagi kawan-kawan di TPQ AISYIYAH Bambu Apus Pamulang. Betapa tidak, sebab hari itu adalah hari kami diwisuda yang secara resmi telah selesai pendidikan di TPQ AISYIYAH yang kami cintai.

Pagi itu, aku, Kak Isal, Kak Ita dan kawan-kawan lainnya, didampingi para orang tua masing-masing dan para ustadzah, bersama-sama pakai Bus Departemen Agama menuju tempat wisuda. Kampus Universitas Terbuka (UT) yang megah, terletak di Pondo Cabe Ciputat, merupakan tempat Wisuda Gabungan para Santri TPQ yang berada sekitar Ciputat.

Aku Sedang Megang Sertifikat Wisuda

Aku Sedang Megang Sertifikat Wisuda


Aku seneng banget deh. Habis, di samping telah secara resmi dianggap bisa baca Al Qur’an dan selesai TPQ, juga bisa kumpul dengan santriwan-santriwati dari berbagai TPQ lainnya. Wisudanya sangat khidmat, meriah dan mengesankan.

JADI SANTRI DI TPQ AISYIYAH BAMBUAPUS.

Setiap sore hari, Senin sampai Kamis, aku belajar di TPQ AISYIYAH BAMBUAPUS. Seneng banget deh. Tempatnya di Masjid Raya Bambuapus yang masih berada di komplek Departemen Agama. Jadi, dari rumahku dekat sekali. Jalan kaki hanya 2-3 menit.

Aku jadi santri selama 2 tahun, tahun ajaran 2007/2008 dan 2008/2009. Kepala sekolahnya adalah Ibu Hj. Siti Suwarsih, wali kelasku pernah Ibu. Mayah D, Ibu Khodijah Hasan dan Ibu Hj Syamsiyah. Guru-guru lainnya banyak juga.

Kakakku, A Kiki, diwisuda di TK Islam Perwanida Bambuapus

Kakakku, A Kiki, diwisuda di TK Islam Perwanida Bambuapus


Aku seneng, betah dan bangga menjadi santri TPQ AISYIYAH ini, sebab Kepala sekolah, wali kelas dan guru-gurunya baik-baik, tekun, sabar dan menyenangkan. Demikian pula santri-santrinya.

Materi yang dipelajaripun sangat lengkap. Ada Bacaan Iqro, Bacaan Al-Qur’an, Ilmu Tajwid dan hafalan-hafalan surat pendek & do’a. Di samping itupun, kami diajari tentang Al Islam, Fiqih, Tarikh, Aqidah-Akhlaq, Hadits, Bahasa Arab, Seni Islam dan Tahsinul Khitabah. Bacaan dan praktik sholat menjadi salah satu pelajaran pokok.

TERIMA KASIH BU GURU…..!

Kakakku, Teh Lia, waktu di TPQ Aisyiyah Bambuapus

Kakakku, Teh Lia, waktu di TPQ Aisyiyah Bambuapus


Aku betul-betul banyak mendapat ilmu dan amal sholeh, untuk bekal dan dipraktekkan selama hidup. Kami betul-betul dibimbing dan diarahkan agar menjadi anak sholeh yang berbakti pada orang tua, nusa dan bangsa.

Aku selalu ingat IKRAR SANTRI yang selalu dibacakan sebelum belajar, yang berbunyi:

BISMILAHIRRAHMANIRRAHIM. ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLALLAH. WAASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH. Kami Santri TPQ Aisyiyah Berjanji:

Kakakku yang Kedua, A Dede, waktu wisuda di TK Islam Perwanida

Kakakku yang Kedua, A Dede, waktu wisuda di TK Islam Perwanida

1. Taat Kepada Allah dan Rasul-Nya,
2. Cinta Al Qur’an dan Rajin Membacanya,
3. Mengerjakan Sholat Setiap Waktu,
4. Berbakti Kepada Orang Tua dan Guru,
5. Menuntut Ilmu Tiada Jemu,
6. Hormat dan Sayang Kepada Sesama

Waah, beruntung sekali kalau aku bisa memenuhi IKRAR SANTRI tersebut.

Terima kasih Ibu-Ibu guru…..! Jasamu sangat tak terhingga. Akan selalu kukenang dan berusaha kuamalkan. Terima kasih pula untuk Mama, Papa dan kakak2-ku yang selalu mendorong aku belajar. Maafkan segala kekhilafanku. Aku sering malas dan sering melakukan kesalahan. Aku senantiasa memohon do’a dari semuanya.

Terima kasih juga kepada kawan-kawanku yang selalu setia dan ceria dalam bergaul denganku. Semoga persaudaraan kita tetap abadi.

CERITA MAMA & PAPAKU.

A Zenith, 16 Juni1996, diwisuda TPQ Aisyiyah di Ciputat

A Zenith, 16 Juni1996, diwisuda TPQ Aisyiyah di Ciputat

“Walaupun Ade sudah diwisuda, tetap harus terus rajin belajar dan mengamalkan apa yang diperoleh selama di TPQ”, kata Mamaku padaku selesai diwisuda.

Mama juga bercerita bahwa semua kakak-kakakku selalu ikut pendidikan Alqu’an dan Agama Islam sejak kecil. Ada yang di TPA, TKA, TPQ, Madrasah Diniyah dan lain-lainnya. Bahkan, hampir semua kakak-kakakku pernah mondok di pesantren Tasikmalaya.

Yang tidak pernah mondok di Pesantren cuma A Ziqo saja. “Tapi, kan sering mengikuti pesantren kilat. Apalagi SD-SMPnya, A Ziqo itu, di Madrasah Pembangunan IAIN Ciputat”, kata Papaku kepadaku.

A Ziqo sedang mengaji pada acara khatam Al Qur'an, di Mushola Al Furqon Bambuapus, menjelang walimatul khitanku, 12 Januari 2003, dihadiri oleh Almh Ibu Tasik dan family lainnya.

A Ziqo sedang mengaji pada acara khatam Al Qur'an, di Mushola Al Furqon Bambuapus, menjelang walimatul khitanku, 12 Januari 2003, dihadiri oleh Almh Ibu Tasik dan family lainnya.

Yah, terima kasih deh Ma. Mudah-mudahan aku dan kakak-kakakku menjadi anak yang sholeh dan membahagiakan Mama-Papa kelak. Kami mohon do’a selalu ya Ma, Pa…! (Adli Minfadli Robby)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.